METODE
Aktivitas Outbound adalah bentuk pembelajaran yang banyak bersifat afektif (internalisasi sikap-sikap mental). Pada dasarnya game-game dalam aktivitas outbond merupakan simulasi dari tantangan-tantangan hidup sehari-hari. Metode yang dipakai dalam game-game tersebut dapat menggugah kecerdasan individual maupun kolektif dalam sebuah tim kerja. Kecerdasan kolektif dibangun dari kecerdasan dan kematangan individu (yang siap bekerja keras, berdedikasi, pantang menyerah), ditambah dengan kemampuan koordinasi kilat dan kepercayaan yang tinggi dari masing-masing anggota tim. Tim VIBIZ Outbond menciptakan game-game yang dimainkan dalam lingkungan yang kondusif/nyaman, dan suasana yang ceria/menyenangkan. Permainan tersebut telah disusun dengan target-target capaian tertentu. diantaranya adalah :
A. Aspek Kelompok
1. Team Building (membangun kekompakan/kerjasama tim)
2. Management (prinsip-prinsip management)
3. Leadership (prinsip-prinsip kepemimpinan)
4. Kecakapan membuat keputusan
5. Komunikasi Efektif
6. dll
B. Aspek Individu
1. Kreatifitas
2. Inisiatif
3. Kerja keras/pantang menyerah menghadapi tantangan
4. kejujuran
5. membangun mental kompetitif
6. Konsentrasi dalam menghadapi masalah
7. dll
Secara umum, Game-game tersebut mengandung 3 aspek dengan komposisi:
50% Education
30% Recreation
20% Challenge & Adventure
Prosentase ini dapat dirubah sesuai target yang diinginkan oleh client.
Game-game yang dimainkan dengan berbagai metode dan target yang telah dirancang tersebut tidak akan bisa dijalankan tanpa adanya fasilitator yang memiliki kualifikasi sebagai berikaut :
- Memahami prinsip-prinsip dasar dari setiap permainan
Sebagaimana diutarakan, setiap game memiliki tujuan/target instruksional yang hendak diinternalisasikan. Tanpa pemahaman terhadap prinsip ini, permaian akan hambar dan tanpa makna.
- Memahami metode permainan
- Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik
- Memiliki kemampuan teknikal bermain di alam bebas
Beraktifitas di alam bebas mengandung resiko yang terkadang tidak kecil. Terlebih bagi permaian yang berorientasi petualangan/adventure. Fasilitator harus mampu menguasai setiap kondisi yang mungkin timbul.
|